Penandatanganan KLB Oleh Tujuh Pimpinan Partai Non Parlemen

Bandar Lampung – Deklarasi tujuh partai non parlemen di Lampung, di RM Begadang Resto, Bandar Lampung, dengan membentuk Koalisi Lampung Bersatu (KLB), merupakan kekuatan politik tersendiri khususnya dalam pemenangan pilkada 2024 mendatang,Jum’at (31/5/2024) siang.

Ditemui di sela-sela deklarasi Koalisi Lampung Bersatu (KLB) di RM Begadang Resto, Gunawan Handoko menjelaskan, tujuh partai non parlemen yang telah menyatu untuk memberi warna dalam pilkada serentak 2024 merupakan potensi pendulang suara yang cukup signifikan. Karena masing-masing partai memiliki karakteristik sendiri dan kader serta jaringan yang sistemik, yang satu sama lain saling melengkapi.

“Dalam kalkulasi saya, Koalisi Lampung Bersatu (KLB) akan bisa menjadi penentu kemenangan bagi cagub, cabup, maupun cawalkot di Lampung. Memang, secara riil hasil perolehan suara pada pileg hanya 150 ribuan atau 3,02 persen, namun jangan lupa, pergerakan pilkada dan pileg sangat berbeda. Pilkada lebih terfokus, dan KLB memiliki tokoh-tokoh politik senior di Lampung yang mempunyai basis massa tersendiri,” kata pengamat politik dan pemerintahan dari Pusat Kajian Etika Politik dan Pemerintahan (PUSKAP) Wilayah Lampung,ujar Gunawan Handoko.

Sebagaimana diketahui, pimpinan tujuh partai non parlemen di Lampung, yang terdiri dari Partai Ummat, Partai Perindo, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora Indonesia, Partai Buruh, Partai Kebangkitan Nusantara, dan Partai Garuda, telah bersepakat membentuk Koalisi Partai Non Parlemen Lampung Bersatu untuk perubahan Lampung yang lebih baik dan bermartabat.

Pernyataan kesepakatan menyatukan diri dalam Koalisi Lampung Bersatu (KLB) tersebut ditandatangani oleh masing-masing pimpinan partai. Dari Partai Ummat, langsung ditandatangani oleh ketuanya; Abdullah Fadri Auli, dan sekretaris Ahmad Bastari. Dari Perindo ditandatangani wakil ketua Yandri Nazir dan sekretaris Gunawan Hamid Rahmatullah.

Partai Bulan Bintang ditandatangani oleh sekretarisnya, Jefri Trisanjaya, Partai Buruh ditandatangani Sulaiman Ibrahim selaku ketua dan Wafi Rizkulloh sebagai wakil sekretaris.

Sementara Partai Gelora Indonesia ditandatangani oleh ketuanya; Samsani Sudrajat, dan sekretaris M. Imron Rosadi. Dan Partai Garuda ditandatangani Wahyu Widiyatmoko selaku ketua, serta Desri Hariyadi sebagai sekretaris. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) ditandatangani ketuanya, Slamet Hadinata, dan sekretaris Rahmat Budiyanto.

Menurut Gunawan Handoko, Koalisi Lampung Bersatu (KLB) dengan karakteristik politik yang dinamis merupakan potensi besar yang bisa menjadi penentu kemenangan bagi siapapun yang akan maju dalam pilgub, pilbup, maupun pilwakot. Apalagi, pergerakan KLB ditangani oleh politikus senior Abdullah Fadri Auli sebagai ketua KLB didampingi politisi muda potensial Gunawan Hamid Rahmatullah selaku sekretarisnya.

“Para politisi di Lampung tentu mengenal dengan baik basis massa yang dimiliki Abdullah Fadri Auli. Begitu juga Yandri Nazir dari Perindo. Keduanya pernah beberapa periode menjadi anggota DPRD Lampung. Ditambah senior-senior yang lain seperti Sulaiman Ibrahim, dan kalangan muda semacam Wahyu Widiyatmoko, dan masih banyak lainnya politisi handal di KLB ini. Harus diakui, KLB mempunyai kekuatan tersendiri, dan tidak berlebihan bila saya katakan koalisi ini bakal menjadi penentu kemenangan calon yang didukung. Tentu jika KLB bisa benar-benar menjalankan kesepakatan secara baik dan kerja-kerja politik yang sistemik,” urai Gunawan Handoko lagi.

Sementara Sekretaris KLB, Gunawan Hamid Rahmatullah, menambahkan, pihaknya membuka pintu lebar-lebar bagi tiga partai non parlemen lainnya untuk bergabung. Selain itu, KLB juga berencana mengadakan pertemuan dengan partai yang memiliki kursi di legislatif.

“Banyak agenda politik yang telah kami kemas. Dan koalisi ini akan terus ditindaklanjuti ke tingkat kabupaten/kota se-Lampung.

“Kami akan mendukung cagub yang bisa membawa perbaikan bagi Lampung kedepan,” ucap Ketua Partai Ummat Provinsi Lampung itu, diplomatis.(Yuli)

Penandatanganan KLB Oleh Tujuh Pimpinan Partai Non Parlemen

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas