Jambi – Satukomando.com 29 April 2026 – Keluhan pengguna jalan kembali mencuat. Kemacetan kerap terjadi di sepanjang Jalan Rangkayo Pingai, kawasan Talang Banjar, Kota Jambi. Penyebab utamanya diduga karena maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar hingga memakan badan jalan.
Kemacetan lalu lintas yang terjadi hampir setiap hari, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja, membuat aktivitas warga terganggu,Sepanjang Jalan Rangkayo Pingai, Talang Banjar, Kota Jambi.
Terjadi secara berulang dalam beberapa waktu terakhir, dengan puncak kepadatan pada jam sibuk pagi dan sore hari
Pengguna jalan, khususnya pekerja dan masyarakat umum yang melintas di kawasan tersebut.
Banyaknya PKL yang berjualan di trotoar dinilai menjadi penyebab utama. Selain melanggar fungsi trotoar sebagai hak pejalan kaki, aktivitas tersebut juga mempersempit ruas jalan dan memicu kemacetan.
Warga mengaku kecewa karena belum ada tindakan tegas dari pemerintah.
“Kami ini pergi kerja untuk mencari makan juga, bukan mereka saja. Trotoar dibuat untuk apa kalau tidak bisa digunakan?” keluh salah seorang pengguna jalan.
Hingga kini, warga menilai belum ada langkah konkret dari Wali Kota Jambi, Satpol PP, maupun dinas terkait untuk menertibkan PKL di lokasi tersebut.
Masyarakat pun mendesak Pemerintah Kota Jambi segera mengambil tindakan tegas atau menyediakan solusi alternatif, seperti relokasi PKL ke tempat yang lebih tertib. Hal ini dinilai penting agar kelancaran lalu lintas terjaga dan hak pejalan kaki tidak terabaikan.
Selain itu, warga juga mempertanyakan implementasi slogan kepemimpinan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, yang dinilai belum dirasakan manfaatnya di lapangan.
Kesimpulan
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berpotensi terus memicu kemacetan dan konflik kepentingan antara pedagang dan pengguna jalan. Pemerintah diminta hadir dengan solusi nyata, bukan sekadar wacana.
