Merangin, Satukomando-com 16 September 2026 — Respons cepat dilakukan personel gabungan setelah menerima informasi titik panas (hotspot) dari BMKG. Personel langsung melaksanakan ground check di wilayah Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, pada Rabu (16/9/2026).
Pengecekan dilakukan pada titik koordinat -2.56094, 102.7927. Meskipun lokasi berada di medan yang harus ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dan dengan perlengkapan sederhana, personel tetap bergerak menuju titik yang terindikasi untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Temukan Lahan Bekas Terbakar
Setibanya di lokasi, personel menemukan area lahan yang telah terbakar. Dari hasil pemeriksaan, kondisi api utama telah padam, namun masih diperlukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.
Personel kemudian melakukan upaya pemadaman terhadap titik-titik api yang masih ditemukan sekaligus melaksanakan pendinginan di sekitar lokasi karhutla.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar api tidak kembali menyala dan meluas ke area lainnya.
Libatkan TNI, Polri dan Masyarakat
Pelaksanaan ground check melibatkan 4 personel, terdiri dari satu personel TNI, satu personel Polri, serta dua orang masyarakat.
Dengan dukungan kendaraan roda dua milik Babinsa dan peralatan yang tersedia di lapangan, personel melaksanakan pengecekan, pemadaman titik api, serta pendinginan secara langsung.
Selain penanganan di lokasi, personel juga mengambil dokumentasi sebagai bahan laporan dan menyampaikan perkembangan situasi kepada komando atas.
Api Padam, Pendinginan Terus Dilakukan
Berdasarkan hasil ground check, lahan yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar ±½ hektare dengan jenis lahan mineral. Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui, sedangkan pemilik lahan juga belum dapat diketahui.
Kondisi terkini, titik api telah padam dan masih dalam proses pendinginan. Tidak terdapat kendala berarti selama pelaksanaan kegiatan.
Langkah pendinginan menjadi bagian penting dalam penanganan pascakebakaran untuk memastikan tidak ada sisa bara yang dapat memicu munculnya kembali api.
Personel akan terus memantau perkembangan di lokasi dan melaporkan setiap perubahan situasi sebagai bagian dari upaya bersama dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan. DA
