TIM GABUNGAN TANGANI 10 HOT SPOT DI WILAYAH KORAMIL 420-04/SAROLANGUN, SELURUH TITIK API DINYATAKAN PADAM

 

 

Sarolangun, Satukomando-com 16 September 2026 — Upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di wilayah Kabupaten Sarolangun. Menindaklanjuti informasi titik panas (hot spot) dari BMKG Provinsi Jambi serta pemantauan Satelit TERRA dan NOAA-20/SNPP, tim gabungan melaksanakan pengecekan langsung (ground check) terhadap sejumlah titik yang terdeteksi.

 

Dalam pemantauan tersebut, tercatat 10 titik hot spot, terdiri dari 8 titik di Kecamatan Sarolangun dan 2 titik di Kecamatan Bathin VIII.

 

Di Kecamatan Sarolangun, delapan titik tersebar di Desa Ladang Panjang sebanyak tiga titik, Kelurahan Dusun tiga titik, Desa Bernai satu titik, serta Desa Lidung satu titik.

 

Sementara itu, dua titik lainnya berada di Kecamatan Bathin VIII, masing-masing satu titik di Desa Pulau Lintang dan satu titik di Desa Rantau Gedang.

 

Tim Bergerak ke Lokasi

 

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat langsung melakukan pengecekan lapangan terhadap lokasi yang terindikasi sebagai titik panas.

 

Setibanya di sejumlah lokasi, kondisi api telah dinyatakan padam. Namun, untuk memastikan tidak terdapat bara yang berpotensi kembali menyala, tim tetap melakukan pemeriksaan dan pendinginan (cooling down) pada area yang masih ditemukan asap maupun sisa bara kebakaran.

 

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar api tidak kembali muncul maupun meluas ke area lainnya.

 

Libatkan 20 Personel dan Sejumlah Peralatan

 

Dalam pelaksanaan kegiatan, sebanyak 20 personel terlibat, terdiri dari:

 

* 4 personel TNI;

* 8 personel BPBD;

* 6 personel Manggala Agni;

* 2 orang masyarakat.

 

Untuk mendukung kegiatan di lapangan, tim menggunakan dua unit motor dinas Babinsa, satu unit motor BPBD, tiga unit motor Manggala Agni, satu unit mobil tangki pemadam BPBD, satu unit mobil patroli BPBD, serta tiga unit mesin penyedot air.

 

Koordinasi dan sinergi antarunsur menjadi bagian penting dalam memastikan proses pengecekan serta penanganan lokasi berjalan dengan baik.

 

Seluruh Titik Dinyatakan Padam

 

Berdasarkan hasil ground check, seluruh 10 titik hot spot yang terdeteksi telah dilakukan pengecekan oleh tim gabungan. Api di lokasi yang diperiksa dinyatakan padam, sementara terhadap area yang masih ditemukan asap atau sisa bara telah dilakukan pendinginan.

 

Dari hasil pemeriksaan lapangan, lahan yang terdampak merupakan tanah mineral dengan estimasi luas lahan sekitar 4 hektare dan perkiraan luas lahan yang terbakar sekitar 2 hektare.

 

Hingga laporan ini dibuat, penyebab kebakaran maupun pemilik lahan belum diketahui dan masih dalam tahap penelusuran lebih lanjut.

 

Pemantauan Tetap Dilakukan

 

Meskipun api telah dinyatakan padam, tim tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api.

 

Kegiatan ground check dan pendinginan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam mencegah meluasnya karhutla serta menjaga kondisi wilayah tetap aman dan terkendali.

 

Dengan sinergi antara TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat, penanganan titik panas di wilayah Koramil 420-04/Sarolangun dapat dilakukan secara terpadu.

 

Seluruh titik yang telah diperiksa dinyatakan padam. Pemantauan tetap dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk mewujudkan wilayah Sarolangun dan Provinsi Jambi bebas asap.DA

TIM GABUNGAN TANGANI 10 HOT SPOT DI WILAYAH KORAMIL 420-04/SAROLANGUN, SELURUH TITIK API DINYATAKAN PADAM

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas