Satukomando.com, Bandar Lampung – Wisuda periode ke-18, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) kembali mewisuda 654 sarjana baru di Pelataran IZT, Sabtu (2/3).
Adapun 654 mahasiswa itu terdiri dari 106 lulusan Fakultas Sains, 262 lulusan Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan dan 286 lulusan Fakultas Teknologi Industri.
Rektor ITERA, I Nyoman Pugeg Aryantha mengatakan sejak wisuda pertama pada tahun 2016 sampai Itera telah menyumbangkan sebanyak 6.158 orang sarjana teknik dan sains untuk Sumatera dan Indonesia.
Rektor beserta jajaran sivitas akademika ITERA pun mengucapkan selamat atas pencapaian dalam menyelesaikan studi di Institut Teknologi Sumatera.
“Semoga bekal ilmu dan keterampilan yang saudara peroleh selama studi, dapat membawa keberhasilan saudara berkiprah dan memberi kontribusi yang signifikan dalam pembangunan negeri,” katanya.
Menurut Rektor, dinamika tempaan pengalaman soft skill serta jalinan komunikasi dan networking yang didapatkan selama masa perkuliahan akan menjadi modal penting dalam mengemban misi sebagai agen perubahan positif di masyarakat.
“ITERA berkomitmen serius dalam menghasilkan SDM unggul melalui program akademik yang selalu terbarukan sesuai perkembangan iptek dan peradaban,” jelasnya.
Rektor pun berpesan kepada para mahasiswa yang diwisuda agar selalu menjaga nama baik ITERA di manapun saudara nanti berada. Serta, berpegang teguh nilai integritas jauhkan diri dari segala perbuatan tercela dan melanggar hukum.
“Berkaryalah maksimal memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara yang dapat mengibarkan panji kejayaan Itera,” jelasnya.
Diketahui, dalam wisuda periode ke-18, Rektor ITERA memberikan penghargaan kepada 3 mahasiswa yang mendapatkan predikat sebagai wisudawan terbaik.
Ketiga wisudawan terbaik itu yakni terbaik pertama Chintya Carissa Manurung (S1 Sains Aktuaria) dengan IPK 3,85, terbaik kedua Ongky Setia Nugraha (S1 Sains Aktuaria) dengan IPK 3,97 dan wisudawan terbaik ke 3 Zahwa Geby Noverah (S1 Teknik Geomatika) dengan IPK 3,67.
Adapun penetapan wisudawan terbaik ITERA itu sendiri tidak hanya mengacu pada besarnya IPK, akan tetapi juga dengan berbagai prestasi lain sebagai penunjang soft skill.
