Menurut Sumiyati, perwakilan dari KPM, bahwa paket sembako yang mereka terima dari eWarung harganya terlalu mahal dibandingkan dengan harga dipasaran.
Karenanya Sumiyati meminta kepada Bupati Pringsewu, agar secepatnya menindaklanjuti persoalan bansos yang ada dipekonnya.
[su_note note_color=”#e9e9e9″ text_color=”#f17400″]Baca Juga → Kabar Gembira, Masa Pendaftaran CPNS 2021 Diperpanjang, Ini Tanggalnya[/su_note]
“Kami sebagai warga penerima KPM Bansos di kabupaten Pringsewu ini, meminta kepada Bapak Bupati untuk segera menyelesaikan persoalan ini,” tutur Sumiyati.
Menurutnya, selama ini para penerima bansos hanya memegang buku rekening. Sedangkan, untuk ATM-nya sendiri dipegang oleh eWarung.
[su_note note_color=”#e9e9e9″ text_color=”#f17400″]Baca Juga → Danrem 043/Gatam Pimpin Pelepasan Perwiranya[/su_note]
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sekitar 29.614 KPM Bansos Kemensos tersebar di 9 Kecamatan di Kabupaten Pringsewu Lampung.
Hingga berita ini diterbitkan, baik Bupati Pringsewu maupun Dinas terkait belum dapat dikonfirmasi terkait persoalan ini. | Pin
