SATUKOMANDO.Com, Pandeglang Banten – Warga kampung Pamatang Desa Bulagor Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Banten, kembali geger melihat adanya penampakan buaya besar di kali Cisata, yang sempat menghilang, namun sekarang muncul kembali menampakan diri di dengan panjang kurang lebih 3 meter, sehingga menjadi tontonan warga setempat, karena hilir mudik leluasa kelihatannya tanpa beban walau di tonton oarang, Senin (23/4/2023).
Menurut pantauan tim satukomando, satu tahun yang lau, memang buaya tersebut kelihatannya masih kecil namun sekarang sudah tumbuh besar dan panjang, saat masih kecil bauaya itu belum berani menyatakan diriny kalau ada orang yang lihat, tidak seperti sekarang, mungkin saat itu dirinya masih mersa kank-kanak ukuranyapun kurang lebih sekitar 1 meter, namun setahun kemudian jarang kelihatan warga, akhirnya sekalinya nongol sudah besar panjang dan seram, ketika orang melihatnyapun membuat ada rasa takut, tidak berani ke pinggir kali mecari ikan diantaranya mancing dan yang lainya..
Menurut keterangan salasatu warga stempat, saat itu saya hendak mau mancing ke pingir kali Cisata sambil ngabuburit, tak sengaja dan kaget melihat seokir buaya besar hilir mudik dengan leluasa kesana kemari, seakan sengaja menampakan dirinya dengan tubuh besar panjang, walau di tonton warga sekitar yang dekat dengan kali Cisata, buaya tersebut tidak tampak keliatan malu seperti dulu masih kecil.
Lanjut ia, kalau dulu masih kecil biasanya bermain di pinggir kali naik kedaratan yang ada lumpurnya, disitulah biasanya menjemur dan main lumpur, namun sekarang sudah besar dia kelihatanya main di air kesana kemari menampakan diri hilir mudik, tidak menyelam atau sembunyi saat di pakai tontonan warga,” ujarnya.
Masih hal yang sama, bagi saya intinya ngeri lah melihatnya, kalau di kali Cisata sudah ada buayanya, mau mancing aja mikir-mikir apalagi mencari ikan turun ke kali, pokonya gak berani deh takut, bagi saya dan warga setempat menyayangkan adanya buaya di kali Cisata, karena itu selain tempat mancing dan orang mencari ikan juga pakai mandi saat musim kemarau, namun sekarang jangan coba-coba mandi maupun cari ikan, karena ya itulah kita sudah tau sendiri kali ini ada penunggunya,” pungkasnya.
(Tim)
