Tak Sekadar Upacara, HUT ke-81 TNI di Lampung Diisi Anjangsana ke Panti Asuhan

Tak Sekadar Upacara, HUT ke-81 TNI di Lampung Diisi Anjangsana ke Panti Asuhan

BANDAR LAMPUNG – Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Provinsi Lampung tidak hanya diisi dengan upacara. Setelah upacara di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Senin (5/10/2026), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan syukuran dan anjangsana ke Panti Asuhan Bussaini.

Upacara HUT ke-81 TNI dipimpin Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., selaku Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, Danrem membacakan amanat Panglima TNI.

Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara diikuti personel TNI AD, TNI AL, TNI AU, jajaran Korem 043/Gatam, PNS, Satpol PP, pelajar, hingga masyarakat.

Sebelum upacara dimulai, Sumarlin mengecek kesiapan pasukan menggunakan mobil komando. Para prajurit dari berbagai unsur kemudian mengikuti upacara dalam suasana khidmat meski cuaca cukup terik.

Tak Sekadar Upacara, HUT ke-81 TNI di Lampung Diisi Anjangsana ke Panti Asuhan

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Gubernur Lampung Dr. Jihan Nurlela, Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han), Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, serta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Danrem, ditekankan bahwa peningkatan kekuatan TNI harus dibarengi dengan kompetensi, kesiapan, profesionalisme, dan integritas prajurit.

“Kepercayaan rakyat kepada TNI merupakan kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” demikian pesan Panglima TNI.

Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto mengatakan, usia 81 tahun menjadi momentum bagi seluruh prajurit untuk meningkatkan kualitas pengabdian dan profesionalisme.

“Tepat hari ini, Senin (5/10/2026), TNI resmi menginjak usia 81 tahun. Usia yang semakin matang ini harus menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel TNI untuk terus bertransformasi menjadi prajurit yang prima,” ujar Andrian.

Menurutnya, tema HUT ke-81 TNI juga menegaskan bahwa TNI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat.

“Bahwa TNI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat itu sendiri,” katanya.

Andrian menambahkan, menjaga keamanan dan stabilitas Lampung membutuhkan sinergi antara TNI, kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Dalam mendukung keamanan dan stabilitas, khususnya di Lampung, peran TNI tentunya berkolaborasi dan bersinergi dengan kepolisian serta aparat lainnya,” ujarnya.

Lanjut Syukuran dan Anjangsana

Usai upacara, Danrem 043/Gatam bersama jajaran pejabat utama Korem mengikuti syukuran sederhana. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan anjangsana ke Panti Asuhan Bussaini.

Anjangsana menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa peringatan HUT TNI tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial.

Rangkaian kegiatan dari Lapangan Saburai hingga Panti Asuhan Bussaini menjadi momentum untuk menegaskan kembali semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Melalui momentum HUT ke-81, TNI di Lampung diharapkan terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sekaligus mempertahankan kedekatan dan kepedulian terhadap masyarakat.

TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.

Tak Sekadar Upacara, HUT ke-81 TNI di Lampung Diisi Anjangsana ke Panti Asuhan

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas