Korban Berantai Kejahatan Digital di Banyuasin Rugi Ratusan Juta, Pelaku Gunakan Akun WhatsApp Palsu

Banyuasin – Satukomando.com
Kasus kejahatan digital kembali terjadi di wilayah hukum Polres Banyuasin, Polda Sumatera Selatan. Sejumlah korban dilaporkan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah setelah pelaku berhasil menguasai akun WhatsApp milik seorang warga bernama Eka (46), warga Jalan Cahaya Berlian RT 023/RW 009, Kecamatan Banyuasin III.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (3/11/2025), ketika pelaku menggunakan akun WhatsApp Eka untuk menghubungi sejumlah kontak yang tersimpan di ponsel korban. Dengan berpura-pura sebagai Eka, pelaku meminta pinjaman uang dengan alasan mendesak.

Salah satu korban, Dores, seorang wartawan online sekaligus Ketua Ormas Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Kabupaten Tebo, Jambi, mengaku sempat menerima pesan dari nomor WhatsApp Eka. Karena merasa mengenal baik Eka, ia tidak menaruh curiga.

> “Sekitar pukul 09.37 pagi saya mendapat pesan dari akun WhatsApp Eka yang meminta bantuan dana dengan alasan mendesak. Tanpa pikir panjang saya meminjam uang ke teman dan keluarga, lalu mentransfer secara bertahap — masing-masing Rp21 juta, Rp4 juta, dan Rp400 ribu — ke rekening yang dikirim lewat pesan tersebut,” ungkap Dores kepada media melalui sambungan telepon.

 

Nomor rekening tujuan yang digunakan pelaku tercatat sebagai:
Bank BRI 4467-0101-1745-50-6 atas nama Aan Cahya.

Setelah kejadian, Eka langsung membuat laporan resmi ke Polres Banyuasin dengan Nomor Laporan: LP/B/473/XI/2025/SPKT, guna menindaklanjuti tindak pidana kejahatan digital tersebut.

Dalam keterangannya kepada awak media, Eka mengaku sangat terpukul karena banyak teman, rekan kerja, dan keluarganya menjadi korban penipuan akibat pembajakan akun WhatsApp miliknya.

> “Saya sangat syok. Banyak teman dan saudara saya yang tertipu karena mengira saya benar-benar butuh uang. Pelaku menggunakan akun saya untuk meminta uang dengan alasan pribadi dan pekerjaan,” ujar Eka.

 

Sejumlah korban lain yang dikonfirmasi media ini berharap pihak kepolisian bertindak cepat dan serius dalam mengungkap kasus tersebut. Mereka juga meminta dukungan dari pihak Bank BRI agar dapat menelusuri aliran dana serta membantu upaya pemblokiran rekening pelaku.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan digital melalui aplikasi WhatsApp yang semakin marak di berbagai daerah.

(Tim Redaksi Satukomando.com)

Korban Berantai Kejahatan Digital di Banyuasin Rugi Ratusan Juta, Pelaku Gunakan Akun WhatsApp Palsu

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas