
BANDAR LAMPUNG – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung menegaskan sikap akan menolak penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) 2027 di Provinsi Lampung apabila pelaksanaannya hanya melibatkan atau didukung untuk satu organisasi pers tertentu.
Sikap tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi pengurus SMSI Provinsi Lampung yang digelar di Sekretariat SMSI Lampung, Jalan P. Tirtayasa, Sukabumi, Bandar Lampung, Selasa (7/7/2026), sebagai bagian dari pembahasan kesiapan menghadapi agenda nasional insan pers.
Rapat dipimpin Ketua SMSI Provinsi Lampung Donny Irawan, didampingi Ketua Harian Fajar Arifin, Sekretaris Umum H. Senen, Wakil Ketua I Ahmad Syarif, Wakil Ketua II Herzoli Riswan, Bendahara Eci Sumantri, serta jajaran pengurus harian lainnya.
Dalam rapat tersebut, para pengurus menekankan pentingnya dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap penyelenggaraan HPN 2027 yang melibatkan seluruh organisasi pers sebagai bagian dari semangat kebersamaan dan kolaborasi.
Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan, menegaskan bahwa Hari Pers Nasional bukan milik satu organisasi, melainkan agenda nasional seluruh insan pers Indonesia.
“Jika tidak ada dukungan pemerintah dan hanya dimonopoli oleh satu organisasi tertentu, SMSI Lampung menolak penyelenggaraan HPN di Lampung,” tegas Donny.
Menurutnya, HPN merupakan momentum besar yang melibatkan organisasi profesi wartawan maupun organisasi perusahaan pers dari seluruh Indonesia. Karena itu, penyelenggaraannya harus bersifat inklusif dan memberikan ruang partisipasi kepada seluruh elemen pers.
“HPN bukan milik satu organisasi wartawan saja. Ini adalah agenda bersama seluruh masyarakat pers. Karena itu penyelenggaraannya harus melibatkan semua unsur organisasi pers, tidak bisa hanya didominasi satu organisasi,” ujarnya.
Donny juga berharap Pemerintah Provinsi Lampung bersama pemerintah kabupaten/kota memahami esensi Hari Pers Nasional sebagai agenda nasional yang membutuhkan sinergi lintas organisasi dan dukungan pemerintah daerah.
Menurutnya, HPN bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum yang mampu memberikan dampak positif bagi daerah, baik dari sisi promosi maupun perputaran ekonomi.
“HPN bukan kegiatan yang sederhana. Ribuan anggota SMSI dari seluruh Indonesia bakal datang ke Lampung. Ini membutuhkan dukungan dan persiapan yang matang,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan HPN akan turut membawa nama baik Provinsi Lampung di tingkat nasional.
“Ini menyangkut nama baik Provinsi Lampung. Karena itu diperlukan kolaborasi dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan HPN berjalan sukses. Kalau penyelenggaraan baik, maka baik pula citra Lampung sebagai tuan rumah. Sebaliknya, jika penyelenggaraannya tidak baik, nama Lampung juga yang akan dipertaruhkan,” tegasnya.
SMSI Lampung berharap seluruh organisasi pers dapat dilibatkan secara proporsional dalam persiapan maupun pelaksanaan HPN 2027 sehingga momentum nasional tersebut benar-benar menjadi milik bersama seluruh insan pers Indonesia sekaligus memperkuat persatuan, profesionalisme, dan solidaritas dunia pers.
