Sarolangun Satukomando.com , Jambi – Selasa, 9 Desember 2025, pukul 13.28 WIB, sebuah PETI (tambang emas ilegal) melintas di sungai kota Sarolangun, Jambi, tepatnya di depan rumah dinas Bupati Sarolangun dan Koramil Sarolangun. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran dan kemarahan warga setempat.
Warga Sarolangun, Tri, mengungkapkan kekecewaannya atas kejadian tersebut. “TANGKAP DAN HUKUM PELAKU PETI INI, JANGAN ADA TOLERANSI!” ujarnya dengan nada tegas.
Aparat kepolisian diminta untuk segera menindaklanjuti kejadian ini dengan tegas dan cepat. Kejadian ini juga menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di wilayah Sarolangun. Warga setempat berharap agar pemerintah dan aparat kepolisian dapat bekerja sama untuk menghentikan aktivitas PETI dan melindungi lingkungan.
Kejadian ini juga menimbulkan kekhawatiran akan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh PETI, seperti pencemaran air dan kerusakan ekosistem sungai. Warga setempat berharap agar pemerintah dan aparat kepolisian dapat mengambil tindakan yang lebih efektif untuk mencegah aktivitas PETI di wilayah Sarolangun.
![]()
Pemerintah dan aparat kepolisian diharapkan dapat bekerja sama dengan masyarakat untuk menghentikan aktivitas PETI dan melindungi lingkungan. Warga Sarolangun siap mendukung upaya pemerintah dan aparat kepolisian dalam memberantas PETI dan menjaga kelestarian lingkungan.(BENNY) Bersambung…..
PETI Emas Ilegal Melintas di Sungai Kota Sarolangun, Aparat Kepolisian Diminta Bertindak Tegas


