Bangko Satukomando.com , sebuah kegiatan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) berlangsung dengan tertib dan lancar. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Merangin, bahu-membahu bersama Ibu Lurah setempat, memimpin jalannya operasi ini dengan pendekatan humanis dan persuasif.
Pasar Baru Merangin, sebagai pusat perekonomian lokal, seringkali mengalami kepadatan akibat aktivitas PKL yang berjualan di area yang tidak semestinya. Kondisi ini tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga mengurangi kenyamanan pengunjung pasar. Menyadari permasalahan ini, Pemerintah Kelurahan setempat berinisiatif menggandeng Satpol PP untuk melakukan penertiban.

Kegiatan penertiban dimulai dengan apel persiapan di pasar baru. Ibu Lurah dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan pasar, serta memberikan solusi yang adil bagi para PKL. Beliau juga mengingatkan agar seluruh petugas bertindak sopan dan humanis selama proses penertiban.
Tim gabungan bergerak menuju Pasar Baru Merangin. Dengan pendekatan persuasif, petugas Satpol PP dan Ibu Lurah menghimbau para PKL untuk memindahkan barang dagangannya ke tempat yang telah disediakan. Sebagian PKL dengan sukarela mematuhi himbauan tersebut, sementara beberapa lainnya diberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pentingnya menjaga ketertiban pasar.
Selama kegiatan penertiban, dialog konstruktif antara petugas dan PKL terus dilakukan. Ibu Lurah mendengarkan keluh kesah para PKL dan berjanji akan mencari solusi terbaik untuk membantu mereka tetap dapat berjualan dengan nyaman dan tertib. Satpol PP juga memberikan arahan mengenai lokasi-lokasi alternatif yang dapat digunakan untuk berjualan.

Kegiatan penertiban PKL di Pasar Baru Merangin Bangko ini merupakan langkah awal untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi semua pihak. Sinergi antara Satpol PP dan Pemerintah Kelurahan menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan ketertiban umum dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala dengan pendekatan yang humanis dan berkelanjutan.(DA)
