
BANDAR LAMPUNG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Lampung (Unila) di tingkat internasional. Siti Sa’diyah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis angkatan 2024, berhasil meraih Juara 3 dalam lomba video kreatif internasional bertema pemanfaatan teknologi sebagai teman belajar bahasa asing.
Kompetisi tersebut menantang peserta untuk membuat video edukatif yang kreatif dan informatif mengenai peran teknologi dalam pembelajaran bahasa asing di era digital.
Dalam karyanya, Siti mengangkat tema pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai teman belajar bahasa asing. Menurutnya, teknologi dapat menjadi alat bantu yang memudahkan proses belajar jika dimanfaatkan secara bijak.
“Menurut saya, AI itu bukan pengganti guru, tetapi teman belajar. Guru tetap punya peran penting karena tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing, memotivasi, dan memahami kebutuhan siswa secara langsung,” ujar Siti.
Ide video tersebut lahir dari pengamatan Siti terhadap perkembangan teknologi di dunia pendidikan. Ia kemudian menyusun konsep, menulis naskah, hingga menentukan pesan yang ingin disampaikan agar mudah dipahami penonton.
Dalam videonya, Siti menjelaskan bahwa AI dapat membantu pelajar melatih pengucapan, memperkaya kosakata, hingga mendukung pembelajaran mandiri kapan saja dan di mana saja.
Meski berhasil meraih prestasi internasional, proses pembuatan video tersebut ternyata dilakukan dengan sederhana dan dalam waktu singkat. Siti menyelesaikan seluruh proses produksi, termasuk editing video, hanya dalam waktu sekitar dua hari.
Ia juga harus menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari memori handphone yang penuh hingga pencahayaan seadanya saat proses pengambilan gambar berlangsung.
Namun, keterbatasan itu tidak membuatnya menyerah. Siti memilih memaksimalkan fasilitas yang ada dan dibantu rekan-rekannya selama proses produksi video berlangsung.
“Saya merasa sangat senang dan bersyukur. Buat saya, ini bukan hanya tentang juara, tetapi bukti bahwa usaha dan proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh bisa membuahkan hasil,” katanya.
Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan dosen dan lingkungan akademik di Unila. Siti mengaku mendapat motivasi besar dari dosennya, Madame Setia Rini, S.Pd., M.Pd., yang mendorongnya untuk berani mencoba pengalaman baru di bidang kreativitas digital.
Selain aktif sebagai mahasiswa, Siti juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Divisi Media dan Informasi Ikatan Mahasiswa Bahasa Prancis, yang semakin mengasah kemampuan komunikasi dan kreativitasnya di bidang media digital.
Bagi Siti, kompetisi ini memberikan banyak pengalaman baru, mulai dari belajar menyusun ide secara terstruktur, meningkatkan kemampuan komunikasi, berpikir kreatif, hingga manajemen waktu selama proses produksi berlangsung.
Ia pun berpesan kepada mahasiswa lain agar tidak takut mencoba mengikuti perlombaan meskipun memiliki keterbatasan fasilitas.
“Jangan takut mencoba dan jangan minder dengan keterbatasan yang dimiliki. Mulai saja dulu dari hal kecil, manfaatkan apa yang ada, dan terus belajar dari proses. Kadang, keberanian untuk memulai itu jauh lebih penting,” pesannya.
Prestasi yang diraih Siti Sa’diyah menjadi bukti bahwa kreativitas, konsistensi, dan keberanian mencoba dapat membuka jalan menuju prestasi internasional, bahkan dari proses sederhana yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh.
