Bangko Satukomando.com – Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan di depan Puskesmas Simpang MAN pada pukul 03.30 dini hari tadi (20/10/2025). Warga sekitar yang panik segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun, respons lambat dan sejumlah kelalaian petugas memicu pertanyaan besar tentang kondisi unit pemadam kebakaran di Kabupaten Merangin.
Menurut pantauan di lapangan, satu unit mobil pemadam kebakaran baru tiba di lokasi kejadian sekitar satu jam setelah laporan diterima. Ironisnya, tak satu pun petugas yang membawa senter, menyulitkan proses pemadaman di tengah kegelapan subuh.
“Kami sangat kecewa dengan respons Damkar. Api sudah membesar, mereka datang terlambat,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Sorotan utama tertuju pada Zulkifli, selaku Danru Damkar. Selain diduga lalai karena tidak memastikan petugas membawa senter, kebocoran kran pada mobil pemadam juga menjadi indikasi kurangnya persiapan. “Sebagai komandan regu, Zulkifli seharusnya memastikan semua peralatan berfungsi dengan baik sebelum berangkat,” imbuh warga tersebut.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan, apakah selama ini unit pemadam kebakaran tidak pernah diperiksa secara berkala? Kondisi mobil pemadam yang tidak layak dan minimnya peralatan pendukung menimbulkan kesan bahwa unit ini seolah-olah terbengkalai.
Indri Pariyanto (Anto), pemilik bengkel di depan Puskesmas Pasar Atas Bangko, turut merasa kecewa atas respon damkar kabupaten Merangin. Anto, yang memiliki enam orang anak, kini harus menghadapi kenyataan pahit akibat kebakaran ini.
“Kami hanya bisa membantu sebisanya. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” tutur sang pemilik bengkel dengan nada sedih.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Kejadian ini memicu desakan agar pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan kondisi peralatan unit pemadam kebakaran di wilayah Kabupaten Merangin, serta menindak tegas kelalaian yang dilakukan oleh Zulkifli dan jajarannya. Bantuan bagi keluarga Anto dan para korban kebakaran lainnya sangat diharapkan.(DA)Bersambung…
