Merangin , Satukomando.com – Kasus ini mengungkap jaringan yang kompleks, di mana semua tersangka terindikasi memiliki hubungan dengan seorang oknum tertentu. Dua pelaku utama merupakan pekerja langsung di bagian loading ram kelapa sawit, yang mengindikasikan adanya keterkaitan operasional. Tersangka lain, yang terlibat dalam kasus 365, ditemukan memiliki narkoba dalam jumlah signifikan di rumahnya. Lokasi rumahnya yang berdekatan dengan loading ram tempat oknum tersebut bekerja, serta hubungan pertemanan yang erat, semakin memperkuat dugaan keterlibatan oknum ini.
Penting untuk memantau dan memberikan dukungan penuh terhadap pengungkapan tabir misteri ini, mengingat bagaimana narkoba dapat memicu berbagai tindak pidana. Selain itu, asal usul kepemilikan senjata api (senpi) dan amunisi yang ditemukan pada tersangka juga perlu diinvestigasi secara mendalam. Muncul dugaan keterlibatan oknum kepolisian dalam aksi ini, mengingat senjata api bukan barang yang diperjualbelikan secara bebas.
Latar belakang oknum tersebut yang pernah terlibat kasus narkoba, yang mengakibatkan penundaan pangkat dan pemindahannya ke Polres Muara Jambi hingga tahun 2018, kemudian kembali lagi ke Polres Merangin, menimbulkan asumsi bahwa ada keterkaitan dalam peredaran narkoba yang dilakukan oleh pelaku kasus 365. Ini masih sebatas asumsi dan memerlukan pembuktian lebih lanjut.
Kami memohon agar kasus ini dikawal hingga tuntas, demi mencegah peredaran narkoba yang memicu berbagai tindak pidana. Kondisi di wilayah selatan sudah darurat narkoba, sehingga penanganan kasus ini sangat krusial.(DA)
