Dampak MBG, Pedagang Kantin Sekitar SD Muara Delang Merangin Keluhkan Penghasilan Anjlok

MERANGIN Satukomando-com – Berlakunya program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak nyata bagi pelaku usaha kecil di sekitar sekolah. Salah satunya dirasakan pedagang kantin di lingkungan SD depan Puskesmas Muara Delang, Kabupaten Merangin, yang mengaku omzet penjualannya turun drastis belakangan ini.

Khoiriah, yang sudah mengelola kantin di lokasi ini selama hampir 10 tahun, merasakan perubahan yang sangat mencolok. Sebelum program MBG berjalan, setiap hari ia bisa meraup penghasilan antara Rp300 ribu hingga Rp380 ribu, dengan dagangan berupa nasi dan aneka jajanan selalu habis dibeli siswa sepulang sekolah.

Kini kondisinya berubah jauh. “Semenjak ada MBG, penghasilan kami jelas tidak pernah mencapai angka seperti dulu,” ungkap Heri Gunawan, suami Khoiriah. Ia menjelaskan, karena siswa sudah mendapatkan asupan makan bergizi secara gratis di sekolah, minat mereka untuk membeli makanan di kantin pun ikut menurun tajam.

Meskipun mengapresiasi tujuan baik program MBG bagi pemenuhan gizi anak sekolah, Heri berharap pemerintah daerah turut memperhatikan keberlangsungan mata pencaharian pedagang kantin. Ia berharap ada solusi yang adil, sehingga program kesejahteraan siswa tidak justru mematikan roda ekonomi warga kecil di sekitarnya.(DA)

Dampak MBG, Pedagang Kantin Sekitar SD Muara Delang Merangin Keluhkan Penghasilan Anjlok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas