
Pemantapan dilakukan melalui rapat koordinasi secara video conference di Aula Kompi B Yonif 143, Jalan Imam Bonjol, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, Kamis (17/9/2026).
Rapat dipimpin Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Taufiq Shobri, M.Han. Kegiatan tersebut diikuti Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav. Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han), Kasiter Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sofrianes, Pabandya Bakti Kodam XXI/Radin Inten Letkol Inf Fredi Simon Pasaribu, Wakapendam XXI/Radin Inten Letkol Inf Oki S., serta unsur Pemerintah Kabupaten Way Kanan.
TMMD ke-130 dijadwalkan berlangsung pada 13 Oktober hingga 11 November 2026. Kegiatan diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dan layanan dasar.
Sejumlah sasaran fisik telah disiapkan, di antaranya pembangunan jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 15 meter, pembangunan lima titik sumur bor, pembangunan onderlagh dan fasilitas masyarakat, serta rehabilitasi MCK dan tempat wudu Masjid Al-Ikhlas.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga mencakup berbagai kegiatan nonfisik. Di antaranya pengobatan gratis, pelayanan keluarga berencana (KB), penyuluhan UMKM dan pertanian, penyuluhan kamtibmas dan bahaya narkoba, penyuluhan perkawinan dan perceraian, serta edukasi stunting, Posyandu dan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM).
Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Taufiq Shobri mengatakan TMMD merupakan Operasi Bhakti TNI yang ditujukan untuk membantu mempercepat pembangunan daerah, membuka akses layanan dasar, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi pelaksanaan TMMD dengan berbagai program unggulan TNI AD, termasuk penyediaan air bersih, ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan MCK, percepatan penurunan stunting, serta penghijauan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Keberhasilan TMMD sangat ditentukan oleh sinergi yang kokoh antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan yang paling utama adalah partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, masyarakat harus dilibatkan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga tahap akhir,” ujar Taufiq.
Selanjutnya, Korem 043/Gatam akan memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan seluruh unsur terkait untuk memastikan pelaksanaan TMMD ke-130 berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.
TMMD ke-130 di Kampung Gunung Sangkaran diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur dan layanan dasar sekaligus memperkuat kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui semangat gotong royong.
