Standar Dilanggar, Tanggapan Dialihkan — Di Mana Tanggung Jawab Atas Masalah MBG di SMA 6 Merangin?

Merangin, Jambi Satukomando-com — Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 6 Merangin, Kecamatan Nalo Tantan, menjadi sorotan serius. Senin (21/09/2026) pukul 11.54 WIB dilakukan pengecekan langsung di lokasi tercatat koordinat ‑2.03992°, 102.274777°, ditemukan kondisi menu yang diduga jauh dari standar Badan Gizi Nasional: porsi nasi di bawah ketentuan, sayur sangat sedikit, tak ada protein nabati sama sekali, buah semangka dibungkus kantong kresek biasa bukan kemasan layak — padahal seharusnya terjaga kebersihan dan higienis nya — serta tak disertakan air minum pendamping. Kualitas pelayanan pun dipertanyakan meski Kabupaten Merangin baru saja meraih peringkat kedua se‑Provinsi Jambi.

 

Menanggapi temuan tersebut, pihak yang diduga selaku pemilik dapur sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Merangin, Ahmad Fahmi, justru berulang kali mengelak dan mengalihkan penjelasan. Saat dikonfirmasi langsung dan diminta tanggapan pribadi terkait pasokan ke sekolah itu — bukannya menjawab ya atau tidak serta memberikan penjelasan — ia malah berulang kali menyuruh mendatangi Korwil, Satgas maupun Kepala Dapur, menyatakan urusan menu dan pelaksanaan sepenuhnya diatur pihak pengelola serta pemilik dapur hanya penyedia tempat dan sarana saja, tak berwenang mengatur hal teknis operasional tersebut.

 

Ketika ditegaskan kembali bahwa yang diminta adalah tanggapan dirinya sendiri — bukan saran ke mana harus bertanya — sikapnya tetap sama dan tak memberikan penjelasan apa pun atas kekurangan yang ditemukan. Padahal selaku pemilik dapur penyedia jasa pelayanan program negara sudah selayaknya mengetahui kondisi yang terjadi di tempat usahanya, apalagi juga menjabat wakil rakyat yang tugas utamanya menerima keluhan serta mengawasi agar kepentingan dan hak masyarakat terpenuhi dengan baik. Sikap yang seolah‑olah menolak tahu dan tak mau bertanggung‑jawab inilah yang makin menimbulkan keraguan di kalangan masyarakat.

 

Masyarakat pun kini bertanya‑tanya: apakah penjelasan yang dialih‑alihkan itu semata‑mata urusan pembagian tugas, atau justru ada hal lain yang sengaja tak ingin diketahui dan ditutup‑tutupi? Program ini diselenggarakan demi kesehatan dan kecukupan gizi generasi penerus, sehingga segala kekurangan wajib diakui dan segera diperbaiki dengan jujur serta terbuka. Semua pihak berharap pihak berwenang segera turun memeriksa langsung ke lokasi, memverifikasi kebenaran laporan ini, serta meminta pertanggungjawaban sejelas‑jelasnya tanpa ada yang dilindungi sekalipun, agar hak siswa atas makanan layak dan bergizi benar‑benar terjamin pelaksanaannya.(DA) bersambung….

Standar Dilanggar, Tanggapan Dialihkan — Di Mana Tanggung Jawab Atas Masalah MBG di SMA 6 Merangin?

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas