Diduga Kurir JNT Pall Merah Minta Transfer Dulu untuk Paket COD, Mama Yaya Mengaku Dirugikan Berkali-kali

KOTA JAMBI – SATUKOMANDO.COM Pelayanan jasa ekspedisi JNT di kawasan Pall Merah, Kota Jambi, kembali menuai sorotan tajam. Seorang konsumen bernama Mama Yaya mengaku mengalami perlakuan tidak profesional dari oknum kurir JNT yang dinilai merugikan dan menyimpang dari standar operasional prosedur (SOP).

Mama Yaya mengungkapkan, kekecewaan yang dialaminya bukan terjadi satu kali. Ia menyebut kejadian paket tak kunjung diantar meski sudah dikonfirmasi telah berulang kali terjadi. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, pengiriman dibatalkan sepihak dengan alasan penerima tidak berada di tempat.

“Padahal saya sudah menunggu di rumah sejak pagi. Tapi kurir menyatakan saya tidak di tempat. Ini bukan sekali, sudah sering,” ujar Mama Yaya kepada wartawan, Jumat (6/12/2025).

Selain itu, ia juga mengeluhkan ketidaksesuaian antara status pengiriman dalam aplikasi dengan kondisi di lapangan. Dalam aplikasi tercatat paket akan diantar, namun barang tidak pernah sampai ke tangan penerima. Bahkan ada paket yang disebut diretur tanpa seizin maupun konfirmasi dari dirinya.

Yang paling memprihatinkan, Mama Yaya mendapat perlakuan tidak lazim dari seorang kurir berinisial AR. Kurir tersebut diduga meminta agar pembayaran dilakukan terlebih dahulu melalui transfer bank, meskipun paket berstatus Cash on Delivery (COD).

“Dia chat saya lewat WhatsApp, minta ditransfer dulu baru barang diantar. Saya tolak. Saya bilang, sistem COD itu barang diantar dulu baru dibayar. Ini jelas tidak benar,” tegasnya.

Setelah menolak permintaan tersebut, paket memang dialihkan ke kurir lain. Namun, hingga beberapa hari kemudian, barang tetap tidak diantar. Notifikasi pengiriman masih muncul di aplikasi, namun tidak pernah berujung pada kedatangan paket. Upaya konfirmasi kepada kurir pengganti pun hanya berakhir dengan pesan yang sekadar terbaca tanpa tanggapan.

Akibat rentetan kejadian itu, Mama Yaya mengaku dirugikan waktu, tenaga, serta tertundanya pemanfaatan barang yang seharusnya sudah diterima sesuai estimasi pengiriman.

“Kami sebagai pelanggan benar-benar dirugikan. Ini bukan masalah kecil karena terjadi berulang. Jangan sampai konsumen terus jadi korban,” ujarnya.

Mama Yaya pun meminta manajemen JNT untuk tidak tinggal diam. Ia mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kurir di lapangan, memperketat pengawasan, serta memberikan sanksi tegas terhadap oknum yang terbukti melanggar SOP.

“Kami minta JNT bertanggung jawab dan serius menindak kurir-kurir yang bekerja tidak sesuai aturan,” pungkasnya.

Diduga Kurir JNT Pall Merah Minta Transfer Dulu untuk Paket COD, Mama Yaya Mengaku Dirugikan Berkali-kali

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas