Jambi – Satukomando.com 14 September 2026 Program ketahanan pangan di Lapas Kelas IIA Jambi mulai menunjukkan hasil. Senin (14/9), melon dan semangka yang ditanam bersama warga binaan di dalam Lapas dipanen untuk pertama kalinya.
Panen dilakukan oleh Kalapas Kelas IIA Jambi Syahroni Ali, Koordinator Satuan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Jambi Anton Hilman bersama tim BLK Jambi, serta Ketua Koperasi Desa Merah Putih Satriono.
Yang dipanen hari ini bukan hanya buah. Ada proses yang ikut dipetik: bagaimana lahan yang sebelumnya belum produktif diubah menjadi tempat belajar, bagaimana warga binaan diberi ruang untuk bekerja, dan bagaimana keterampilan pertanian bisa menjadi bekal setelah mereka kembali ke masyarakat.
Program ini juga menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan tidak cukup berhenti pada menanam dan menghasilkan panen. Tantangan berikutnya adalah memastikan kegiatan ini terus berjalan, hasilnya memiliki nilai ekonomi, dan keterampilan yang diperoleh benar-benar bisa dimanfaatkan warga binaan setelah bebas.
Melalui pelatihan dan pendampingan bersama BLK Jambi serta sinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih, Lapas Jambi mendorong agar kegiatan pertanian tidak sekadar menjadi rutinitas pembinaan, tetapi berkembang menjadi kegiatan yang produktif, terukur, dan berkelanjutan.
Panen perdana melon dan semangka menjadi langkah awal. Sebab, keberhasilan program ini nantinya bukan hanya diukur dari berapa banyak buah yang dipanen, tetapi dari seberapa jauh pembinaan mampu menumbuhkan keterampilan dan kemandirian warga binaan.
Dari lahan yang sederhana, prosesnya dimulai. Dari hasil panen ini, pembinaan diuji untuk benar-benar memberi dampak.
