SATUKOMANDO.COM, D.I.Yogyakarta – Seorang pelajar berusia 10 tahun warga Kapanewon Sentolo Kulonprogo ditemukan meninggal dunia di bekas lubang galian C yang berada di pinggir sungai di wilayah Kapanewon Sentolo, Senin (15/05/2023) pukul 15.00 WIB dilaporkan saksi mata Fatoni. Kanit Reskrim bersama piket Reskrim Polsek Sentolo, Kulonprogo datangi TKP dan mendapati korban sudah meninggal dunia.
Kronologis kejadian, korban bersama 2 temannya mencari ikan dipinggir sungai Progo dengan cara menyeser, kemudian korban masuk ke lobang bekas galian tambang sementara dua temannya masih diatas, melihat korban tenggelam, dua temannya lari sambil berteriak minta tolong.
Pada saat itu ada warga setempat bernama Sumadi dan Boiman yang langsung datang ditempat kejadian perkara dan langsung masuk dalam lubang bekas galian C dan berusaha menolong korban. Namun ketika berhasil diangkat, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Saat diperiksa di Pukesmas Sentolo II, ditemukan tidak ada luka dikepala, tidak ditemukan luka lebam, tidak ditemukan darah yang keluar dari telinga dan hidung, keluar cairan lendir plus air di mulut dan hidung. tidak ada lebam di bagian dada dan perut sehingga penyebab kematian korban murni karena tenggelam dan paru paru termasuki air.
Setelah berkomunikasi dengan keluarga yang diwakili oleh kepala dukuh setempat, keluarga menerima bahwa peristiwa tersebut adalah suatu musibah yang dialami korban Selanjutnya jenazah korban diserahkam kepada keluarga untuk dimakamkan.
Himbauan kepada para orang tua agar mengawasi pergulan atau saat anak sedang bermain, nasehati anak anak kita agar tidak bermain di tempat yang berbahaya. (Ariyo)
