Tim Gabungan Perkuat Pemadaman Karhutla di Desa Sungai Abang, Sebagian Besar Api Berhasil Dipadamkan

 

 

Sarolangun, Satukomando-com  26 Agustus 2026 — Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, terus dilakukan. Personel Koramil 420-04/Sarolangun bersama tim gabungan kembali melanjutkan pemadaman dan pendinginan titik hotspot pada Rabu (26/8/2026) sejak pukul 08.00 WIB hingga sore hari.

 

Kegiatan pemadaman berlangsung di lokasi pada koordinat S -2.285736, E 102.66597. Tim gabungan terdiri dari 5 personel TNI, 3 personel Polri, 10 personel BPBD, 15 personel Manggala Agni, 10 personel Damkar, serta 10 masyarakat, yang bersama-sama berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas.

 

Dalam proses pemadaman, tim mengerahkan berbagai peralatan, di antaranya dua unit mobil tangki pemadam BPBD, satu unit mobil tangki Manggala Agni, satu unit mobil tangki Damkar, serta enam unit mesin penyedot air. Mobil tangki dikerahkan untuk menyuplai air ke lokasi yang sulit mendapatkan sumber air.

 

Kondisi lahan gambut menjadi salah satu kendala utama dalam penanganan Karhutla. Meskipun api di sebagian besar area telah berhasil dipadamkan, sejumlah titik di tengah kawasan masih mengeluarkan asap sehingga diperlukan proses pendinginan secara terus-menerus.

 

Selain pemadaman, personel juga melakukan penyekatan di sekitar area terbakar sebagai langkah antisipasi agar api yang masih tersisa tidak menjalar ke wilayah lainnya. Keterbatasan sumber air di sekitar lokasi serta minimnya penerangan turut menjadi kendala dalam pelaksanaan penanganan hingga malam hari.

 

Berkat kerja sama dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, kondisi di lapangan secara umum semakin terkendali. Sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan, sementara area yang masih berasap terus dipantau dan disekat.

 

Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar dan masyarakat akan terus berupaya membatasi penyebaran api serta memastikan titik-titik yang masih berasap tidak kembali membesar.

 

Penanganan Karhutla ini menjadi bukti nyata pentingnya sinergi lintas instansi dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah yang memiliki lahan gambut dan rentan terbakar.(DA)

Tim Gabungan Perkuat Pemadaman Karhutla di Desa Sungai Abang, Sebagian Besar Api Berhasil Dipadamkan

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas