Sarolangun Satukomando-com , 22 Agustus 2026 – Personel Koramil 420-03/Pauh jajaran Kodim 0420/Sarko terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di 5 Desa Di Kecamatan wilayah Koramil 420-03/Pauh.
Pada Kegiatan hari Sabtu (22/8/2026), Personel TNI, Manggala Agni, Damkar dan Masyarakat melaksanakan pengecekan serta pengendalian sejumlah titik panas (Hotspot) yang terpantau di beberapa wilayah.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah Api yang Akan meluas. Tim Gabungan tersebut Melaksanakan Pengecekan dan Pemadaman Api di 5 lokasi, yakni Desa Semaran dan Desa Seko Besar Kec. Pauh, Desa Lubuk Kepayang Kec. Air Hitam, Desa Rangkiling Simpang Kec. Mandiangin, serta Desa Mandiangin Kec. Mandiangin, Kab. Sarolangun.
Di Desa Semaran, Babinsa Kopka Ramadon Saputra bersama Personel Gabungan menemukan lahan yang terbakar dengan luas sekitar 0,5 hektare dan Dilanjutkan P”laks Pemadaman Api. Setelah itu di laksanakan Giat pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali menyala.
Sementara itu, di Desa Seko Besar, Babinsa Sertu Wira Iswara menemukan lahan terbakar dengan luas sekitar 1 hektare utk Kondisi api telah padam dan dilanjutkan oleh tim melaksanakan pendinginan serta pendataan terhadap kondisi lahan.
Kondisi berbeda ditemukan di Desa Lubuk Kepayang, Kec. Air Hitam. Babinsa Kopda Safik Alwazan bersama Tim Manggala Agni mendapati lahan yang Terbakar dengan luas terbakar sekitar ± 8 hektare. Utk Beberapa Saat Babinsa dan Tim Gabungan Manggala Agni m”laks Upaya Pemadaman Api.
Mengingat kondisi dan situasi Api di lapangan yg Cukup Besar maka Upaya Pemadaman akan dilanjutkan pada besok hari nya dengan tetap mengutamakan keselamatan Personel Pada saat Upaya Pemadaman tersebut.
Di Desa Rangkiling Simpang, Babinsa Koptu Bobi Irawan bersama tim melakukan pengecekan terhadap sejumlah koordinat hotspot. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan lahan yang telah terbakar sekitar 1 hektare. Api dalam kondisi padam dan dilanjutkan dengan kegiatan pendinginan serta pengumpulan data di lokasi.
Sedangkan di Desa Mandiangin, Babinsa Sertu Guntur R.A.H. bersama tim menemukan lahan terbakar dengan luas sekitar 0,5 hektare. Api telah padam dan personel melaksanakan pendinginan untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan terkendali.
Adapun Hasil yg di dapat hari ini Secara keseluruhan, berdasarkan data hasil pengecekan di lapangan, terdapat sekitar 11 Hektare lahan yang terdampak kebakaran pada 5 lokasi Titik HS tersebut. Dari sejumlah titik yang diperiksa, sebagian besar api telah berhasil dipadamkan, sementara itu 1 lokasi di Desa Lubuk Kepayang masih memerlukan penanganan Pemadaman Api lanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, kekuatan personel yang terlibat terdiri dari 5 Pers TNI, 9 Pers Manggala Agni, 1 tim Damkar, serta 18 Org Masyarakat.
Sinergitas seluruh unsur Bagian Tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan dan Pencegahan Meluasnya kebakaran.
Selain melakukan Pemadaman dan Pendinginan, Personel juga melaksanakan pengumpulan data kondisi lahan serta memberikan Sosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang bahaya Kebakaran tersebut yg dapat Menyebabkan Timbulnya penyakit ISPA.
Serta di Himbau kepada Masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, terutama di tengah Kondisi cuaca Panas dan Kondisi lahan yang relatif kering.
Danramil 420-03/Pauh Kapten Inf Husnan Efendy *”Menegaskan bahwa jajaran TNI akan terus bersinergi dengan seluruh pihak dalam melakukan pemantauan dan penanganan Karhutla.”* *”Kecepatan dalam mendatangi lokasi hotspot menjadi salah satu kunci agar potensi kebakaran dapat segera dikendalikan sebelum meluas.”*
“Setiap informasi hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan. Kami mengajak seluruh Elemen dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya Karhutla,” tegasnya.
Melalui kegiatan Ground Check, Pendataan, Pemadaman, Pendinginan dan Sosialisasi tersebut, Koramil 420-03/Pauh menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, sekaligus menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Sarolangun.(DA)
