LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan sejumlah program strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperluas akses pendidikan, serta mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat bertemu dengan tokoh adat dan penyimbang marga Jabung di Balai Adat Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Senin (6/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Mirza memastikan Pemprov Lampung akan memfasilitasi 20 anak berprestasi dari Kecamatan Jabung untuk menempuh pendidikan di sekolah-sekolah terbaik di Provinsi Lampung.
Selain itu, Pemprov Lampung juga mendorong program Satu Desa Satu Sarjana, yang ditujukan untuk memperluas kesempatan masyarakat desa mengenyam pendidikan tinggi hingga menyelesaikan kuliah.
“Jadi di masing-masing desa akan kita kuliahkan sampai selesai,” tegas Mirza di hadapan para tokoh adat dan masyarakat.
Perbaikan Jalan Jabung Jadi Perhatian
Selain sektor pendidikan, persoalan infrastruktur dan terbatasnya lapangan kerja turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.
Perwakilan Ketua Pengurus Adat, Heri Febriansyah, menyampaikan bahwa keterbatasan akses pendidikan, minimnya lapangan kerja, serta kondisi infrastruktur yang belum memadai menjadi persoalan yang dirasakan masyarakat Jabung.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Mirza menyatakan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Jabung akan dilaksanakan dan diperbarui pada tahun ini.
Kepastian tersebut turut disampaikan oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, yang mendampingi kunjungan kerja gubernur.
Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa
Untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, Pemprov Lampung juga merancang penguatan hilirisasi pertanian yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Program tersebut mencakup optimalisasi pupuk organik cair, penyediaan mesin pengering jagung (dryer) di desa, serta peluang usaha produksi pakan ayam secara mandiri.
Gubernur Mirza menegaskan, pengembangan ekonomi desa harus disertai peningkatan kemampuan masyarakat lokal agar mereka dapat mengelola potensi daerahnya sendiri.
“Ke depan juga kita akan perkuat hilirisasi. Tentunya ini semua membutuhkan sumber daya manusia dan saya tidak akan mengambil dari luar. Saya akan memperkuat masyarakat, terutama masyarakat adat, agar memiliki kualitas untuk mengoptimalkan dan mengelola kekayaan yang ada di desa masing-masing,” ujarnya.
Jabung Berpotensi Dikembangkan Menjadi Desa Budaya
Selain pendidikan dan pertanian, potensi budaya lokal di Kecamatan Jabung juga dinilai dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
Mirza menyinggung peluang pengembangan Desa Budaya yang dapat diarahkan menjadi ekowisata atau desa wisata. Pengembangan tersebut diharapkan membuka peluang usaha baru sekaligus menjaga kelestarian adat dan budaya setempat.
Menutup pertemuan, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pembangunan melalui doa, semangat gotong royong, dan kerja sama antarpemerintah.
Kehadiran gubernur mendapat sambutan positif dari para tokoh yang hadir, termasuk Paduka Yang Mulia Pangeran Edward Syah Pernong, Sultan Skala Brak, dan Heri Febriansyah selaku perwakilan Ketua Adat Jabung.
Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, juga menyatakan kesiapan pemerintah kabupaten untuk terus bersinergi dengan Pemprov Lampung dalam mendukung pembangunan Kecamatan Jabung dan Kabupaten Lampung Timur secara keseluruhan.
Melalui program pendidikan, perbaikan infrastruktur, penguatan hilirisasi pertanian, serta pengembangan wisata budaya, pemerintah berharap potensi lokal Jabung dapat dikelola secara lebih optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
