MUARO JAMBI – SATUKOMANDO.COM Kondisi bangunan kantor SDN 86 yang berada di Desa Tebat Patah, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, kian memprihatinkan. Bangunan yang mengalami kemiringan cukup parah itu kini terancam roboh dan tidak lagi difungsikan demi menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan guru maupun siswa.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (24/7/2026), bangunan kantor sekolah tersebut telah lama mengalami kerusakan. Pihak sekolah terpaksa menghentikan penggunaannya karena dikhawatirkan sewaktu-waktu ambruk.
Tak hanya itu, SDN 86 juga mengalami keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan. Dari enam bangunan yang dimiliki sekolah, saat ini hanya lima ruang yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Satu bangunan yang sebelumnya difungsikan sebagai kantor sekolah tidak lagi layak ditempati akibat kondisinya yang miring dan membahayakan.
Setiap ruang kelas diisi sekitar 19 hingga 20 siswa. Keterbatasan ruang yang tersedia membuat pihak sekolah harus melakukan penyesuaian dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar agar tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Kepala SDN 86 Muaro Jambi, Pirdaus, mengungkapkan bahwa pihaknya telah beberapa kali mengajukan permohonan kepada pemerintah daerah untuk membongkar dan membangun kembali kantor sekolah yang rusak. Namun, hingga kini belum ada realisasi maupun tindak lanjut dari usulan tersebut.
“Kami sudah berkali-kali mengajukan agar bangunan kantor yang miring ini segera dirobohkan karena sangat membahayakan. Kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap guru maupun siswa. Sampai sekarang belum ada perhatian dari pemerintah daerah,” ujar Pirdaus.
Keluhan serupa juga disampaikan para wali murid. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui instansi terkait segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan mengambil langkah konkret sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Menurut mereka, selain mengancam keselamatan warga sekolah, keterbatasan ruang belajar juga berpotensi mengganggu kenyamanan dan efektivitas proses pendidikan bagi para siswa.
Para wali murid mendesak pemerintah segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan kantor sekolah yang baru serta penambahan ruang kelas agar kegiatan belajar mengajar di SDN 86 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan optimal.
Kondisi bangunan yang terancam roboh ini menjadi perhatian serius yang tidak boleh diabaikan.
Keselamatan guru dan siswa harus menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah cepat dan tepat sebelum bangunan tersebut menimbulkan korban jiwa maupun menghambat hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

