Direktur Utama Purwacaraka Music Terpukau, Potensi Anak Jambi di Dunia Musik Dinilai Luar Biasa

JAMBI — SATUKOMANDO.COM Potensi anak-anak Kota Jambi di bidang musik dinilai sangat besar. Tingginya minat terhadap pendidikan musik bahkan mendorong Lembaga Pendidikan Musik Purwa Caraka Music Studio (PCMS) untuk terus memperluas layanan dan fasilitasnya di Kota Jambi.

 

Direktur Utama Purwa Caraka Music Studio, Purwa Tjaraka, mengatakan saat ini Purwacaraka Music telah memiliki dua cabang di Kota Jambi dengan jumlah siswa mencapai sekitar 500 orang.

 

Dua cabang tersebut masing-masing berada di Perumahan Puri Mayang Blok A Nomor 23 dan cabang terbaru di Jalan Bhayangkara Nomor 30 D, Talang Banjar, Kota Jambi.

 

“Di Jambi kita punya dua cabang, untuk murid cukup banyak, sekitar 500 murid,” kata Purwa Tjaraka, Minggu (4/10/2026).

 

Menurut Purwa, keputusan mengembangkan Purwacaraka Music di Kota Jambi tidak terlepas dari tingginya minat anak-anak terhadap musik.

 

Ia menilai, banyak anak di Jambi memiliki potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan fasilitas, pembelajaran, serta tenaga pengajar yang profesional.

 

“Kita melihat cerminan anak-anak Jambi yang minat dengan musik banyak. Sehingga kita ingin memfasilitasi itu, baik dari guru musik dan kita juga menekankan profesional guru musik,” ujarnya.

 

Siswa Diberi Ruang Tampil di Hadapan Publik

 

Tidak hanya memberikan pembelajaran di dalam kelas, Purwacaraka Music juga memberikan ruang kepada para siswa untuk mengembangkan keberanian dan kemampuan tampil di hadapan publik.

 

Salah satunya melalui festival atau pertunjukan musik yang digelar di Mal Jamtos. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk menampilkan kemampuan sekaligus mengukur hasil pembelajaran yang telah mereka jalani.

 

“Kita ingin memberikan ruang kepada siswa-siswa untuk tampil di atas panggung, karena ini penting,” kata Purwa.

 

Menurutnya, kesempatan tampil di depan publik menjadi bagian penting dalam proses pendidikan musik. Para siswa tidak hanya dituntut mampu memainkan alat musik atau bernyanyi, tetapi juga belajar membangun kepercayaan diri dan keberanian.

 

“Kita ingin memicu dan memiliki target. Karena penampilan para siswa ini menampilkan yang terbaik,” jelasnya.

 

Program pertunjukan tersebut juga menjadi bagian dari kegiatan yang terhubung dengan pusat. Setiap cabang Purwacaraka Music didorong untuk menghadirkan ruang pertunjukan bagi siswa sebagai bagian dari proses pengembangan kemampuan mereka.

 

Jumlah Siswa Nasional Capai 30.500 Orang

 

Perkembangan Purwacaraka Music tidak hanya terlihat di Kota Jambi. Secara nasional, jumlah siswa lembaga pendidikan musik tersebut juga terus bertambah.

 

Berdasarkan data hingga akhir Agustus 2026, jumlah siswa Purwacaraka Music di seluruh Indonesia mencapai sekitar 30.500 siswa.

 

Khusus Kota Jambi, Purwa melihat peluang pengembangan masih terbuka lebar. Ia menyebut minat anak-anak Jambi terhadap musik menunjukkan respons yang sangat positif.

 

“Kalau kita lihat dari minat para siswa itu sangat luar biasa, walaupun hanya kota kecil,” ujarnya.

 

Ia juga menilai perkembangan ekonomi Kota Jambi turut memberikan peluang bagi masyarakat untuk menyediakan fasilitas pendidikan nonformal, termasuk pendidikan musik, bagi anak-anak.

 

“Untuk Kota Jambi ini dari segi ekonomi juga mengalami kenaikan sehingga kita bisa memberikan fasilitas yang terbaik untuk anak-anak,” katanya.

 

Purwa menyebut sekitar 70 persen siswa Purwacaraka Music di Jambi merupakan anak-anak yang masih berstatus sebagai pelajar.

 

Karena itu, keberadaan Purwacaraka Music diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar musik, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas, keberanian, dan kepercayaan diri.

 

“Kita berharap dengan kehadiran kita bisa memberikan fasilitas, pemicu dan dorongan. Agar mereka dapat pengajaran musik yang benar dan baik,” ujarnya.

 

Orang Tua Diminta Tak Anggap Musik Sekadar Kegiatan Tambahan

 

Purwa juga mengajak para orang tua di Jambi untuk memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan bakat seni anak.

 

Menurutnya, musik, seni, dan budaya tidak semestinya dipandang hanya sebagai kegiatan tambahan, melainkan dapat menjadi bagian dari proses pengembangan kreativitas dan karakter generasi muda.

 

“Kita mengajak semua anak Jambi, semua orang tua berkeyakinan penting musik, seni dan budaya,” pungkasnya.

 

Dinas Pendidikan Kota Jambi Apresiasi

 

Sementara itu, Kepala Bidang PAUD PNF dan Perizinan pada Dinas Pendidikan Kota Jambi, Husna Marlina, mengapresiasi kegiatan yang digelar Purwacaraka Music.

 

Menurut Husna, kegiatan tersebut memberikan ruang positif bagi anak-anak untuk menunjukkan potensi dan bakat yang mereka miliki, khususnya di bidang musik.

 

“Kami apresiasi sekali kegiatan ini, Purwacaraka Music,” kata Husna.

 

Ia menilai anak-anak di Kota Jambi memiliki potensi dan bakat yang dapat terus dikembangkan. Karena itu, keberadaan lembaga pendidikan dan ruang kreativitas seperti Purwacaraka Music dinilai dapat menjadi salah satu wadah untuk mendukung perkembangan bakat anak.

 

“Jambi memiliki potensi dan memiliki bakat yang luar biasa di bidang musik,” pungkasnya.

 

Dengan hadirnya dua cabang Purwacaraka Music dan ratusan siswa di Kota Jambi, perkembangan pendidikan musik di daerah tersebut menunjukkan adanya ruang yang semakin terbuka bagi anak-anak untuk belajar, berkreasi, serta mengembangkan potensi mereka melalui musik dan seni.(Ali)

Direktur Utama Purwacaraka Music Terpukau, Potensi Anak Jambi di Dunia Musik Dinilai Luar Biasa

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas