Hari Keempat TNI Bantu Pemadaman Karhutla di Desa Sungai Abang, Tim Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Api

 

 

Sarolangun, Satukomando-com 27 Agustus 2026 — Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, terus dilakukan. Memasuki hari keempat, personel Kodim 0420/Sarko melalui Koramil 420-04/Sarolangun bersama tim gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi kebakaran.

 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar, serta masyarakat setempat. Pemadaman dilakukan di sejumlah titik pada koordinat S.-2.28015 E.102.66159 dan S.-2.289059 E.102.66559.

 

Sebanyak 34 personel dikerahkan dalam penanganan Karhutla tersebut, terdiri dari 5 personel TNI, 3 personel Polri, 8 personel BPBD, 8 personel Manggala Agni, 8 personel Damkar, serta 10 orang masyarakat yang turut membantu di lapangan.

 

Untuk mendukung proses pemadaman, tim menggunakan 2 unit mobil tangki pemadam BPBD, 1 unit mobil tangki Manggala Agni, 1 unit mobil tangki Damkar, serta 6 unit mesin penyedot air. Mobil tangki secara bergantian menyuplai air ke lokasi kebakaran untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan.

 

Kondisi lahan gambut menjadi salah satu kendala utama dalam penanganan kebakaran. Api belum sepenuhnya dapat dipadamkan karena bara api masih berpotensi muncul kembali dari dalam tanah gambut. Selain itu, keterbatasan sumber air di sekitar lokasi turut menyulitkan proses pemadaman.

 

Mengantisipasi meluasnya kebakaran, personel gabungan juga melakukan penyekatan dan pendinginan pada area yang masih berasap. Langkah tersebut dilakukan untuk membatasi pergerakan api, terutama apabila terjadi hembusan angin yang berpotensi membawa bara api ke area lain.

 

Hingga kegiatan berlangsung, sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan. Namun, sejumlah area masih mengeluarkan asap sehingga tetap dilakukan pemantauan dan penyekatan secara intensif.

 

Keterbatasan alat penerangan juga menjadi kendala dalam pelaksanaan penanganan pada malam hari. Oleh karena itu, kegiatan pemadaman dan pendinginan dilanjutkan kembali pada pagi hari berikutnya dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.

 

Sinergi antara TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar dan masyarakat menjadi kunci dalam upaya membatasi penyebaran Karhutla. Seluruh tim terus bekerja bersama untuk mengendalikan titik api agar tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.

 

Dengan semangat gotong royong dan kesiapsiagaan, tim gabungan berkomitmen untuk terus melakukan pemadaman, pendinginan, serta pemantauan hingga kondisi benar-benar aman dan titik api tidak kembali muncul.(DA)

Hari Keempat TNI Bantu Pemadaman Karhutla di Desa Sungai Abang, Tim Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Api

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas