Merangin, Satukomando-com 24 Agustus 2026 — Upaya deteksi dini dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di wilayah Kabupaten Merangin. Menindaklanjuti pemunculan titik panas (hotspot) berdasarkan pantauan satelit Aqua, tim gabungan melaksanakan ground check di Desa Lubuk Bumbun, Kecamatan Margo Tabir, Kabupaten Merangin, Senin (24/8/2026).
Titik panas tersebut terdeteksi pada koordinat Latitude -1.483708 dan Longitude 102.242916, dengan tingkat kepercayaan (confidence) kategori medium. Informasi dari hasil pemantauan satelit kemudian segera ditindaklanjuti melalui pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Hasil ground check menunjukkan adanya lahan yang telah terbakar dengan luas sekitar ±1 hektare. Lahan tersebut merupakan area yang dipersiapkan untuk pembukaan kebun dengan kondisi tanah mineral.
Saat tim tiba di lokasi, titik api telah padam. Sementara itu, pemilik lahan belum diketahui dan masih dilakukan pendataan lebih lanjut. Kondisi tersebut kemudian dilaporkan sebagai bahan pemantauan dan tindak lanjut oleh pihak terkait.
Kegiatan pengecekan melibatkan 1 personel Koramil 420-08/Tabir, 1 personel Polsek, dan 1 personel pemerintahan desa (Apdes). Meskipun tidak didukung peralatan seperti ekskavator, jet shooter, maupun pompa Robin, tim tetap melaksanakan pengecekan lapangan secara langsung dan melakukan pemantauan terhadap kondisi lokasi.
Selain melakukan verifikasi titik panas, personel juga memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya titik api baru yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran lebih luas.
Respons cepat terhadap informasi hotspot menjadi salah satu kunci dalam penanggulangan karhutla. Dengan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat, setiap indikasi titik api dapat segera diverifikasi dan ditangani sedini mungkin.(DA)
