Dua Truk Terguling di Jalan Sarolangun–Muara Tembesi, Bupati Batang Hari dan Gubernur Jambi Diminta Jangan Diam

BATANG HARI — SATUKOMANDO.COM  Kecelakaan yang melibatkan dua unit truk hingga terguling di ruas Jalan Sarolangun–Muara Tembesi, tepatnya di kawasan Muara Jangga, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari, Senin (21/9/2026) malam, harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah.

 

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.33 WIB tersebut menunjukkan dua kendaraan truk berada dalam posisi terguling dan melintang di badan jalan. Kondisi itu membuat ruang kendaraan yang melintas menjadi terbatas dan berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan susulan, terutama pada malam hari ketika jarak pandang pengendara terbatas.

 

Persoalan ini tidak boleh berhenti sebatas pada evakuasi kendaraan dan penanganan kecelakaan. Bupati Batang Hari dan Gubernur Jambi perlu turun tangan memastikan apa sebenarnya yang terjadi di ruas jalan tersebut.

 

Jika kecelakaan terjadi akibat kondisi jalan, minimnya penerangan, kurangnya rambu, geometrik jalan, kondisi bahu jalan, atau faktor keselamatan lainnya, maka persoalan tersebut harus segera diperiksa dan ditindaklanjuti.

 

Jangan tunggu ada korban jiwa baru pemerintah bergerak.

 

Pemerintah Jangan Hanya Hadir Setelah Ada Korban

 

Ruas jalan merupakan fasilitas publik yang setiap hari digunakan masyarakat. Karena itu, keselamatan pengguna jalan tidak boleh dipandang sebagai persoalan kecil.

 

Bupati Batang Hari sebagai kepala daerah dan Gubernur Jambi sebagai kepala pemerintahan provinsi memiliki tanggung jawab sesuai kewenangan masing-masing untuk memastikan infrastruktur dan pelayanan publik berjalan sebagaimana mestinya.

 

Kecelakaan dua truk ini semestinya menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi ruas Sarolangun–Muara Tembesi, khususnya titik-titik yang dinilai rawan kecelakaan.

 

Pemerintah perlu memastikan apakah terdapat persoalan pada permukaan jalan, bahu jalan, drainase, penerangan, rambu lalu lintas, marka jalan maupun faktor keselamatan lainnya.

 

Sebab, apabila persoalan infrastruktur memang menjadi salah satu faktor risiko, membiarkannya tanpa evaluasi sama saja membuka peluang terjadinya kecelakaan berikutnya.

 

Jangan Sampai Keselamatan Rakyat Hanya Jadi Angka Statistik

 

Masyarakat berhak mendapatkan jalan yang aman dan layak digunakan.

 

Setiap kecelakaan yang terjadi di jalan raya bukan sekadar angka dalam laporan. Di baliknya terdapat pengemudi, penumpang, keluarga dan masyarakat yang dapat menanggung dampak secara langsung.

 

Karena itu, pemerintah jangan hanya sibuk melakukan penanganan setelah kecelakaan terjadi. Pencegahan harus menjadi prioritas.

 

Bupati Batang Hari dan Gubernur Jambi patut memastikan instansi teknis melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi kejadian. Jika ditemukan titik rawan atau persoalan keselamatan, langkah perbaikan harus dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.

 

Publik juga berhak mengetahui apa penyebab kecelakaan tersebut dan langkah apa yang akan dilakukan pemerintah agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

 

Polisi Diminta Ungkap Penyebab Kecelakaan

 

Di sisi lain, pihak kepolisian diharapkan melakukan pemeriksaan secara profesional untuk mengungkap penyebab pasti dua truk tersebut hingga terguling.

 

Apakah disebabkan faktor kendaraan, kondisi pengemudi, muatan, kondisi jalan, cuaca, atau faktor lainnya, seluruhnya harus dibuktikan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.

 

Informasi tersebut penting agar tidak terjadi spekulasi dan agar persoalan keselamatan di ruas tersebut dapat ditangani berdasarkan fakta.

 

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi mengenai identitas kendaraan, jumlah korban, kondisi pengemudi maupun penyebab pasti kecelakaan.

 

Karena itu, informasi mengenai korban dan kronologi lengkap masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian atau instansi terkait.

 

Satu hal yang jelas: kecelakaan ini tidak boleh hanya menjadi tontonan malam hari yang kemudian dilupakan keesokan harinya.

 

Pemerintah daerah dan pemerintah provinsi harus menjadikan peristiwa ini sebagai alarm keras untuk mengevaluasi keselamatan Jalan Sarolangun–Muara Tembesi.

 

Jangan menunggu kecelakaan berikutnya. Jangan menunggu korban berikutnya. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas sebelum semuanya terlambat.

Dua Truk Terguling di Jalan Sarolangun–Muara Tembesi, Bupati Batang Hari dan Gubernur Jambi Diminta Jangan Diam

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas