SATUKOMANDO.COM,Bogor – Warga Kampung Pasir, RT 03 RW 03 Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor akhirnya bisa bernapas lega. Setelah 10 tahun menanti sejak 2016, mushola tempat mereka sholat lima waktu yang dulu roboh karena tidak layak, kini akan dibangun kembali.
Kabar baik ini datang dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Melalui Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia, Kapolri membangunkan warga sebuah mushola yang diberi nama Mushola Presisi.
Tanah seluas 40 meter persegi merupakan wakaf dari Almarhum Bapak Misra (83). Di atas tanah wakaf itu akan berdiri Mushola Presisi seluas 56 meter persegi untuk ibadah warga Kampung Pasir yang termasuk dalam kategori Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).
Peletakan batu pertama sekaligus pemasangan pondasi disaksikan oleh Ketua RT 03 Kampung Pasir Adul Badak (40), Imam Mushola Muhamad Abdilah (37) yang juga cucu ahli waris Bapak Misra, dan Kepala Desa Cibadak, Suri Suryana.
Bagi warga, ini adalah secerca harapan. “Sudah 10 tahun kami tidak bisa sholat tarawih berjamaah di kampung. Harus jalan kaki jauh ke masjid di tempat lain. Sekarang alhamdulillah, warga bisa kembali sholat berjamaah di sini,” ujar Muhamad Abdilah, atau akrab disapa Dilah.
Dilah juga mengutip Hadist: _”Barangsiapa membangun masjid/Musholah (Rumah tempat Ibadah) karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga”_ [HR. Bukhari dan Muslim].
“Kami dari hati yang tulus mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Bapak Kapolri. Kepedulian beliau kepada warga pelosok pegunungan adalah bukti Polri hadir sampai ke daerah 3T,” imbuh Dilah usai Peletakan Batu Pertama dan Pembuatan Pondasi Musholah secara simbolis, Senin (3/8/2026)
Program pembangunan Mushola Presisi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polri bersama Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia. Sebelumnya juga telah dilaksanakan program Umrah Gratis, Bedah Rumah Tidak Layak Huni, hingga Ziarah Holyland, ini menjadi bukti bahwa Polri sekarang selalu hadir dan semakin Humanis di tengah masyarakat melalui Program-program Misi Kemanusiaan yang ditujukan kepada Warga Masyarakat yang sangat membutuhkan atau kurang mampu,” pungkasnya.
(Mkl)
