
[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]
Jambi- Satukomando.com Masyarakat Sungai Bungur mendesak Gubernur Jambi dan Anggota Dewan Provinsi Jambi dan Kepala ATR/BPN Provinsi Jambi untuk menyelesaikan permasalahan lahan SK TOL di Sungai Bungur Kabupaten Muaro Jambi.
Satu Komando.
Masyarakat Sungai Bungur yang berjumlah 500 orang menggeruduk Kantor Gubernur Jambi , Gedung DPRD Provinsi Jambi,Kantor ATR/BPN Provinsi Jambi terkait permasalahan lahan masyarakat yang diduga diserobot oleh PT.PHL Pembibitan dan KUD Usaha Berkah,( Senin,22-07-2024)
Persoalan lahan SK Tol atau lahan redistribusi seluas 1500 Ha yang diberikan negara untuk masyarakat desa sungai bungur berdasarkan SK BPN Pusat No.25 -XI-2002 tentang penegasan tanah negara sebagai objek pengaturan tanah / land reform dengan luas lahan 1500 Ha untuk masyarakat sungai bungur kabupaten Muaro Jambi pada tanggal 23 April 2002 sampai saat ini berdasarkan fakta di lapangan’ yang terjadi bahwa SK TOL atau lahan redistribusi tersebut tidak pernah ada atau belum pernah sedikitpun dimiliki oleh masyarakat Sungai Bungur.
Atas kondisi dan persoalan diatas pada tanggal 20 Juli 2022 sekitar 700 warga sungai bungur melakukan aksi unjuk rasa di kantor ATR BPN Provinsi Jambi.
Pada tanggal 22 Juli 2022 perwakilan warga desa sungai bungur difasilitasi untuk bertemu dengan Mentri ATR/BPN di Hotel Swiss Bell membicarakan persoalan lahan SK TOL tersebut.
Pada tanggal 11 November 2022 perwakilan Kanwil ATR/BPN Provinsi Jambi dan Kantor ATR/BPN Kabupaten Muaro Jambi bersama warga masyarakat sungai bungur melakukan Indentifikasi lahan SK TOL tersebut dan ditemukan beberapa titik sebagian lahan SK TOL tersebut berada pada area PT.PHL Pembibitan, KUD Usaha Berkah seluas 54,41Ha, KUD Mekar Jaya seluas 247 Ha berada di K9/20 dan sebagian lagi berada berada di Koperasi Harapan Jaya.
“Pada tanggal 22 -28 Juli 2023 masyarakat Sungai Bungur kembali melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Jambi.
Setelah berkali-kali melakukan aksi unjuk rasa tidak ada solusi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jambi..!!
Pada tanggal 22 Juli 2024 Masyarakat Sungai Bungur yang berjumlah sekitar 500 orang di damping oleh Mahasiswa kembali melakukan unjuk rasa di Kantor Gubernur,DPRD Provinsi Jambi dan Kantor ATR/BPN Provinsi Jambi. Sampai pada hari ini Tanggal 23 Juli 2024 masyarakat Sungai Bungur masih melanjutkan aksi unjuk rasa didepan Kantor ATR/BPN. (Gun SK 8)
