KOTA JAMBI – SATUKOMANDO.COM Sebuah rumah di kawasan Perumahan Permatalaand, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, diduga dibobol pencuri pada siang hari. Dalam kejadian tersebut, sebuah brankas berisi BPKB kendaraan dan sejumlah dokumen penting milik korban dilaporkan raib.
Peristiwa itu terjadi pada 31 Agustus 2026 sekitar pukul 12.04 WIB. Aksi tersebut terekam kamera CCTV yang terpasang di rumah korban.
Pemilik rumah, Nico, mengatakan brankas yang hilang berisi BPKB sepeda motor, BPKB mobil, serta sejumlah surat penting lainnya.
“Saya kehilangan brankas yang berisi BPKB sepeda motor, mobil serta surat penting,” kata Nico.
Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat dua orang yang diduga datang menggunakan satu sepeda motor. Salah seorang di antaranya mengenakan kaus hitam dan membawa tas ransel di bagian depan tubuh.
Dalam rekaman tersebut, pria itu turun dari sepeda motor, kemudian membuka pintu gerbang rumah dan masuk ke halaman. Setelah berada di dalam, ia kembali menutup gerbang.
Pria tersebut kemudian diduga mencongkel pintu rumah dan teralis hingga berhasil masuk ke dalam bangunan. Tak lama berselang, ia terlihat keluar sambil membawa sebuah brankas yang ditutupi kain.
Sebelum meninggalkan rumah, pria tersebut sempat berhenti di teras dan memasukkan sandalnya ke dalam tas ransel. Ia kemudian keluar melalui pagar dan meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor bersama rekannya.
Akibat kejadian tersebut, Nico mengaku mengalami kerugian sekitar Rp18 juta, ditambah hilangnya sejumlah dokumen penting yang tersimpan di dalam brankas.
Nico mengatakan, kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian pada hari yang sama.
Namun, hingga kini dirinya mengaku belum mendapatkan perkembangan terkait laporan tersebut.
Ia kemudian kembali menanyakan perkembangan kasus kepada pihak kepolisian. Menurut Nico, pihak kepolisian menyampaikan bahwa orang yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut belum ditemukan dan proses pencarian masih dilakukan.
“Belum ketemu, Pak Niko. Kami masih berusaha,” ujar Nico menirukan jawaban pihak kepolisian.
Nico berharap kasus tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan pelaku dapat ditemukan.
Kasus ini masih dalam proses penanganan. Identitas maupun status hukum orang yang terekam dalam CCTV belum dapat dipastikan, sehingga informasi mengenai keterlibatan mereka dalam tindak pidana tersebut masih sebatas dugaan. Penetapan tersangka sepenuhnya merupakan kewenangan penyidik berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang sah.
Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi kepada pihak kepolisian terkait laporan pencurian serta perkembangan penyelidikan kasus tersebut masih diupayakan.
