DI BUNGO ANTOI, TIM PASTIKAN API PADAM 

 

 

 

Merangin, Satukomando-com 24 Agustus 2026 — Gerak cepat dalam mendeteksi dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan jajaran kewilayahan. Menindaklanjuti pemunculan titik panas (hotspot) berdasarkan pantauan satelit Aqua, tim gabungan melaksanakan ground check di wilayah Desa Bungo Antoi, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Senin (24/8/2026).

 

Titik panas terdeteksi pada koordinat Latitude -1.8022 dan Longitude 102.4308, dengan tingkat kepercayaan (confidence) kategori medium. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi titik panas sekaligus mengantisipasi kemungkinan meluasnya kebakaran.

 

Hasil ground check menunjukkan tim menemukan lahan perkebunan sawit yang telah terbakar dengan luas sekitar ±1,5 hektare. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, titik api telah padam sehingga tidak ditemukan lagi kobaran api aktif saat tim berada di lokasi.

 

Lahan tersebut diketahui merupakan kebun milik Nodi Harfendi, 40 tahun, warga Desa Bungo Antoi SPB. Kondisi tanah di lokasi merupakan tanah mineral.

 

Dalam pelaksanaan kegiatan, tim melibatkan 6 personel, terdiri dari 2 personel Koramil, 3 orang masyarakat, dan 1 personel Polsek. Untuk mendukung kegiatan di lapangan, tim membawa sejumlah peralatan berupa 1 unit jet shooter, 1 unit pompa Robin, dan 1 unit tangki semprot.

 

Selain melakukan pengecekan langsung terhadap koordinat hotspot, personel juga melakukan pelaporan hasil temuan kepada pihak terkait serta memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

 

Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan karhutla di wilayah Kabupaten Merangin. Dengan keterlibatan aparat dan masyarakat, setiap informasi titik panas dapat segera diverifikasi sehingga potensi kebakaran yang lebih luas dapat diminimalkan.(DA)

DI BUNGO ANTOI, TIM PASTIKAN API PADAM 

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas