Jamu Tim Evaluator UNESCO, Bupati M. Syukur Hadiahkan Batik Geopark dan Sajikan Kuliner Tradisional

 

 

BANGKO Satukomando-com — Pemerintah Kabupaten Merangin menjamu kedatangan Tim Evaluator UNESCO Global Geopark (UGGp) dalam acara gala dinner yang berlangsung hangat di Rumah Dinas Bupati, Senin (10/8).

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Merangin M. Syukur memperkenalkan kekayaan potensi daerah melalui diplomasi budaya, wastra, dan kuliner tradisional.

 

Nuansa lokal begitu terlihat ketika Bupati M. Syukur beserta istri tampak kompak dan serasi mengenakan Batik Geopark Merangin motif Stalaktit Goa Tiangko.

 

Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, Bupati M. Syukur menghadiahkan cinderamata berupa syal Batik Geopark bermotif fosil kerang dengan paduan warna biru dan putih kepada Mr. Nicolas Klee dari Monts D’Ardèche UNESCO Global Geopark (Prancis) dan Prof. Dr. Yongmun Jeon dari Jeju Island UNESCO Global Geopark (Korea Selatan).

 

Seluruh kerajinan batik yang diperkenalkan dalam acara ini merupakan hasil karya kerajinan batik Sri Rajo yang berlokasi di lingkungan Sungai Mas, Pasar Atas Bangko.

 

“Batik motif fosil kerang dan stalaktit ini bukan hanya kain, tetapi bagian dari jejak geologi Merangin yang wajib kita jaga kelestariannya. Pemerintah ingin tin evaluator tidak hanya melihat warisan bumi kita di lapangan, tetapi juga merasakan kebanggaan masyarakat yang tertuang dalam kerajinan tradisional,” ujar Bupati M. Syukur.

 

Tak hanya keunikan wastra, para utusan UNESCO juga diajak mengeksplorasi cita rasa lokal Merangin melalui sajian makan malam. Hidangan utama yang disuguhkan meliputi Tempoyak Buluh dan Gulai Pakis Tekuyung, dipadukan dengan kudapan tradisional Gelamai Perentak serta Penyaram sebagai pencuci mulut.

 

Bupati M. Syukur menambahkan bahwa kuliner yang dihidangkan memiliki keterikatan erat dengan kearifan lokal masyarakat sekitar kawasan geopark.

 

“Menu seperti Tempoyak Buluh dan Gulai Pakis Tekuyung ini adalah warisan resep turun-temurun. Melalui sajian ini, kita ingin menunjukkan bahwa kelestarian alam Merangin berbanding lurus dengan budaya dan kuliner tradisional yang terus hidup di tengah masyarakat,” pungkasnya. (DA)

Jamu Tim Evaluator UNESCO, Bupati M. Syukur Hadiahkan Batik Geopark dan Sajikan Kuliner Tradisional

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas